Kamis, 02 Februari 2017

Teks Negosiasi

Libur Akhir Tahun

Sebelum liburan tiba, keluarga Alya sudah merencanakan akan berlibur ke Yogyakarta untuk mengunjungi neneknya dan mereka akan ke pantai yang berada di daerah sana. Mereka berencana akan ke pantai saat hari ketiga di Yogyakarta. Tetapi, sudah hari keempat di Yogyakarta mereka belum saja ke pantai. Alya pun bertanya kepada Ayahnya.
“Yah, ini kan sudah hari keempat disini. Kok belum saja ke pantai sih?” tanya Alya.
“Bagaimana mau ke pantai, sedangkan nenek perlu bantuan kita untuk berjualan di tokonya.” jawab ayah dengan tegas.
“Tapi kan Ayah sudah janji kalau kita akan ke pantai saat hari ketiga disini.” kata Alya lagi.
“Kita akan ke pantai jika nenek tidak kerepotan di toko. Tidak mungkin kalau nenek ditinggalkan.” balas ayah.
“Selalu saja Ayah tidak menepati janji rencana liburan. Kita sudah lama tidak ke pantai, Yah. Kan toko nenek juga bisa ditutup dulu.” jawab Alya kesal.
“Lihat saja nanti bagaimana waktunya. Kalau tidak mepet, kita akan kesana. Lagian di pantai ada apa? Suasananya kan masih begitu-begitu saja.” tanya ayah.
Alya sangat kesal dengan jawaban Ayahnya itu. Bagaimana tidak, Alya sudah sangat berharap bisa berlibur ke pantai lagi.
“Alya butuh refreshing Yah, apalagi Alya sebentar lagi kan UN. Alya ingin sekali menikmati pantai disini. Ayo kita ke pantai, Yah. ” balas Alya dengan nada merayu.
“Tahun depan kan kita masih kesini. Sehabis Alya UN, Ayah janji mengajak Alya untuk ke pantai.” kata ayah dengan cuek.
“Ayah selalu bilang begitu tetapi akhirnya tetap saja tidak jadi. Rasanya ada yang kurang kalau kita ke rumah nenek tetapi tidak ke pantai. Kalau begitu, bolehkah Alya pergi ke pantai berdua dengan kakak? Kakak pun sama seperti Alya. Ingin ke pantai juga.” jawab Alya pasrah.
Ayah mulai bingung. Kalau tidak ke pantai, Ayah takut kedua anaknya akan marah. Jika yang ke pantai hanya kedua anaknya, Ayah juga takut mereka akan kesasar. Sedangkan nenek sangat butuh bantuan Ayah.
“Kakak kan tidak hafal jalan ke pantai.” jawab Ayah.
“Kan bisa bertanya ke warga sekitar.” jawab Alya meyakini ayah.
Daripada terjadi hal yang tidak diinginkan, Ayah menyetujui permintaan anaknya itu dan akan ke pantai saat hari terakhir di Yogyakarta.
“Baiklah, lusa kita akan ke pantai, sekalian pulang ke Bandung. Tetapi Alya janji tidak akan terlalu sering main dan harus fokus ke ujian. Agar hasilnya tidak mengecewakan.” jawab Ayah.
“Asiik. Benar ya, Yah? Iya Alya janji tidak akan sering main dan fokus belajar.” jawab Alya kegirangan.

Oleh : Gabriella Bernadine